Jadi
Home » News » Masyarakat korban simpan di BMT mengadu ke Fauzun Nihayah

Masyarakat korban simpan di BMT mengadu ke Fauzun Nihayah

Minggu, 27 Februari 2022 10:30

Penulis : Nasrun Labata
Editor : Abdel Syah
Fauzun Nihayah akan memfasilitasi masyarakat dengan pihak  Baitul Maal Tamwil (BMT) Barokatul Ummah, Merauke.  Foto by Nasrun Labata
1610009175

JPAnggota DPR Papua  Fauzun Nihayah terkejut mendengar keluhan masyarakat Kampung Salor, Distrik Kurik terkait adanya dugaan penggelapan dana Investasi warga. 

Kader Pastai Nasdem ini berencana akan memfasilitasi masyarakat dengan pihak  Baitul Maal Tamwil (BMT) Barokatul Ummah, Merauke.  Minggu (27/2/2022)

” sebagai anggota dewan,  saya wajib mengawal dan menjadi fasilitator. Saya coba untuk berkomunikasi dengan pihak Invastasi,” ungkapnya kepada wartawan. 

Pada pertemuan antara anggota DPRP dan masyarakat Salor, terungkap, BMT atau Simpanan Investasi ini engan mengembalikan dana masyarakat. Dana masyarakat yang disimpan BMT ini di perkirakan mencapai dua milyar rupiah. 

” warga berharap ada etika baik dari BMT. Warga hanya meminta uang mereka kembali,” ujar Fauzun. 

Berdasarkan informasi yang di himpun media ini. BMT atau Simpanan Investasi Mudharabah merupakan jenis simpanan yang menggunakan prinsip investasi (bagi hasil) dan dapat diambil sewaktu-waktu oleh nasabah dengan saldo mengendap minimal sesuai dengan ketentuan. 

Namun, ketika nasabah hendak menarik dana tabungan mereka, pihak BMT tidak merespon atas penarikan itu. Bahkan masyarakat menduga adanya penggelapan, disebabkan pengurus BMT di wilayah Kurik tidak koperatif. 

“Masyarakat hanya meminta kejelasan terkait uang mereka. Sebab, sebelumnya masyarakat ini sudah pernah bertemu dengan pihak BMT, tetapi tidak di tangapi. Saya berharap pemilik atau pengelola punya etikat baik untuk mengembalikan hak-hak masyarakat,”tuturnya.

Tags :

iklan03

Berita Terkait

Rekomendasi