Jadi
Home » News » Kuasa Hukum Sanwira, Ini Bukti Kliennya Melakukan Pembangunan Sesuai Aturan

Kuasa Hukum Sanwira, Ini Bukti Kliennya Melakukan Pembangunan Sesuai Aturan

Rabu, 26 Januari 2022 10:59

Penulis : Nasrun Labata
Editor : Redaktur
Tim Kuasa Hukum Sanwira Melakukan Klarsifikasi. Foto By Nasrun Labata
1610009175

JPKuasa Hukum Perusahaan Sanwira, Gabrial menganggap statmen Lurah Samkai serta perangkatnya terkait sistem pembuangan air milik gudang Sanwira yang tidak sesuai dengan fakta lapangan adalah hal yang wajar. 

“kami mengapresiasi sikap ibu lurah samkai yang turun langsung menyelesaikan masalah ini bersama-sama.”ungkap Gabrial kepada Jurnal Papua. Rabu (26/2/2022)

Namun, kata Gabriel, ada beberapa hal yang perlu ketahui Lurah Samkai, terkait dengan saluran air.  Kliennya, kata Gabrial telah memasang 24 titik saluran pembuangan air. 

“kami hitung berdasarkan apa yang dibuat karena memang lubang air itu terdapat di pondasi pagar Sanwira, jadi apa yang kami sampaikan itu adalah fakta. Jadi, bukan satu saluran air seperti yang di katakan ibu lurah dan ketua RW/RT setempat.”tegasnya

Gabriel menjelaskan, kalau pun dalam peninjaun lurah samkai dan melihat hanya satu titik saluran pembuangan air, itu tidak relevan. Sebab, bisa di pastikan saluran lainnya tidak terlihat karena debit air masih tinggi.  

“bisa saja pada saat mereka (lurah dan perangkatnya) melakukan peninjauan tidak terlihat karena kedaan debit air tinggi sehinga pipa saluran yang berada di pondasi tidak terlihat,” dalihnya. 

Gabrial pastikan, banjir akibat hujan beberapa waktu lalu yang menyebabkan sejumlah kawasan terendam air itu bukan karena adanya pembangunan gudang Sanwira semata. Tetapi, penyebab banjir juga dapat di kaitkan dengan pengembangan kawasan perumahan oleh pihak devloper.

” ini yang harus kita pikirkan bersama dengan pihak devloper dalam hal ini pihak Perumahan Lampu satu indah dan pihak Perumahan Arwan yang mana juga ikut serta dalam mengatasi terjadinya banjir di daerah itu,” ujarnya. 

Sebelumnya, warga di kawasan Mbuti menilai pembangunan gudang Sanwira memperburuk kawasan itu ketika musim hujan tiba. Beberapa waktu lalu warga di kawasan itu protes pembangunan gudang sanwira karena menyebabkan banjir ketika hujan turun. 

Pihak Sanwira membantah, pembangunan itu sebagai penyebab bencana banjir. Sebab, pembangunan itu sudah melalui tahapan survey dan syarat. 

Tags :

iklan03

Berita Terkait

Rekomendasi