Jadi
Home » News » BPS Mappi Gelar Pelatihan Petugas Lapangan Regsostek 2022, Sebanyak 227 Orang

BPS Mappi Gelar Pelatihan Petugas Lapangan Regsostek 2022, Sebanyak 227 Orang

Senin, 3 Oktober 2022 09:21

Penulis : Irwan Awaludin
Editor : Nasrun Labata
1610009175

JP-Badan Pusat Statistik Kabupaten Mappi selenggarakan Pelatihan Petugas Lapangan Registrasi Sosial Ekonomi

Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 3-13 Oktober 2022 yang di bagi menjadi 4 Gelombang setiap gelombang di bagi 2 kelas dengan jumlah petugas sebanyak 227 orang, yang akan bertugas di 15 Distrik 162 Kampung. Senin (3/9/2022)

Pelatihan petugas lapangan untuk pendataan registrasi sosial ekonomi ini sesuai dengan undang-undang nomor 16 tahun 1997.

Kemudian Pendataan Regsosek merupakan pendataan kesejahteraan sosial ekonomi bagi seluruh penduduk Indonesia sebagai salah satu strategi pelaksanaan reformasi sistem perlindungan sosial.

Sesuai instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 kepada Badan Pusat Statistik yaitu Melakukan pendataan penduduk miskin ekstrem dengan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai data dasar.

Menyelenggarakan survei sebagai sarana evaluasi perkembangan penghapusan kemiskinan ekstrem yang merupakan bagian dari Survei Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas).

Reformasi sistem perlundungan sosial BPS ditugaskan untuk melakukan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) mulai tahun 2022, Menetapkan standardisasi kualitas pemutakhiran berkelanjutan.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Mappi Arther Ludwig Purmiasa menyampaikan Setiap kegiatan BPS petunjuk pelaksanaan akan diawali dengan pelatihan

Untuk menyamakan persepsi sesuai dengan metodologi yang dipakai untuk pendataan yang di ajarkan kepada petugas lapangan oleh instruktur daerah BPS Kabupaten Mappi.

” Mereka akan menerima materi sebagai bekal nantinya di lapangan agar mampu untuk melakukan pendataan awal registrasi sosial ekonomi” ucapnya

“Saya berharapkan para petugas dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik sebab ditangan para petugas kualitas data yang akan dihasilkan akan mempengaruhi arah kebijakan pemerintah kedepan” lanjutnya

Arther juga mengingatkan agar selalu menjaga kesehatan dan taati protokol kesehatan dan juga semoga pendataan registrasi sosial ekonomi di Kabupaten dapat dilaksanakan sesuai dengan waktu yang ditentukan yaitu dari tanggal 14 Oktober – 14 November mendatang

Diketahui pendataan lapangan selanjutnya, data ini akan di olah untuk di sampaikan ke BPS Provinsi dan BPS Pusat.

Instrument yang akan didata adalah pengenalan tempat, keterangan petugas, keterangan perumahan, keterangan sosial ekonomi

Demografi,pendidikan,ketenagakerjaan, kepemilikan usaha, kesehatan, program perlindungan sosial, kepemilikan aset layanan dan keikutsertaan program.

Tags :

iklan03

Berita Terkait

Rekomendasi