Jadi
Home » News » Banjir di Jalan Arafura Dan Perumahan LSI Penyebabnya Bukan CV Maju Bersama

Banjir di Jalan Arafura Dan Perumahan LSI Penyebabnya Bukan CV Maju Bersama

Kamis, 24 Februari 2022 01:10

Penulis : Nasrun Labata
Editor : Redaktur
kepala Dinas Pu Merauke Romanus Sujatmiko Foto by Nasrun Labata
1610009175

JPPenyebab banjir di jalan Arafura dan Perumahan Lampu satu Indah ( LSI) yang dikeluhkan oleh masyarakat setempat tidak semata-mata karena adanya pembangunan gudang CV Maju Bersama atau biasa dikenal dengan gudang Sanwira

Menurut penjelasan, Kadis PU Romanus Sujatmiko Terjadinya banjir di daerah itu tidak bisa menyalakan sepenuhnya kepada pihak Gudang CV Maju Bersama, karena ditempat itu dulunya adalah rawa atau tempat genangan air jika dimusim hujan. Kamis (24/2/2022

Romanus Sujatmiko juga menguraikan bahwa di daerah yang masyarakat keluhkan tersebut adalah derah rendah rentan banjir. Jadi penyebab banjir bukan karena berdirinya gudang CV Maju Bersama.

“daerah itu adalah daerah rendah, dulunya adalah rawa namum di situ juga adalah daerah kuning, artinya masyarakat bisa membangun di situ tapi masyarakat juga perlu melihat kondisi lahan sebelum membangun” ucap Sujatmiko

Melihat kondisi yang di maksud Sujatmiko adalah ketika membangun ditempat itu masyarakat harus menimbun lahanya lebih tinggi agar ketika musim penghujan tidak terdampak banjir.

Sujatmiko juga menambahkan, Kepada pihak developer dalam hal ini pihak pengembang Perumahan lampu Satu Indah (LSI) dan Perumahan Arwana ketika membagun di daerah itu seharusnya menimbun lebih tinggi karena tempat itu adalah tempat rawa.

“kalau membangun tidak menimbun langsung membangun begitu saja, tiba musim hujan tetap banjir, karena kita tau semua bahwa tempat itu dataran rendah, seakan-akan mereka  hanya mau mencari keuntungan saja ini yang repot, untuk pihak Developer ini”jelasnya

Sujatmiko juga menambahkan, pihak Gudang CV Maju bersama tidak ada masalah membangun disitu karena waktu mereka membangun justru pihak PT Maju Bersama menimbun tempat bagunan yang mereka bangun.

“kami sebagai pemerintah kedepan akan merencanakan lokasi itu, kita akan coba membuat drainase lagi dan saya sudah perintahkan kepada bidang SDA untuk coba turun melihat kira-kira kondisi ini kita pecahkan seperti apa, sehinga air yang ada didalam situ ketika hujan bisa dialirak ke sungai induk sesuai kondisi yang ada di situ”tutupnya

Tags :

iklan03

Berita Terkait

Rekomendasi